Photos of black labradors

Black labrador puppy

Black labrador puppy

License

How to use my images

Adult black labrador

Adult black labrador

License

How to use my images

Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Merdi Dusun Slametan Bumi

Slametan Merdi Dusun atau Ruwatan Desa

Merdi Dusun sering disebut juga dengan bersih Desa atau Slametan Bumi, hakikat tujuannya ialah  ungkapan simbol rasa syukur masyarakat kepada sang Pencipta Tuhan YME atas apa yang telah diberikan dan untuk mengenang jasa-jasa beliau serta mendoakan para pendiri dusun atau pendiri desa. Karunia tersebut dapat berupa rejeki yang melimpah, keselamatan, ketentraman, serta keselarasan hidup di dunia.


foto ilustrasi 

Dusun Silulut merupakan salah satu Dusun di kawasan waduk wadaslintang yang menaungi 11 RT, dusun yang langsung berbatasan  dengan dusun kalisat Desa Trimulyo. Mempunyai panorama alam yang indah dan asri dengan ciri kas masyarakat secara umum ialah petani, pedagang dan lainya. Masyarakat Silulut juga mempunyai tradisi bersih dusun yang sampai saat ini terus lestari. Pelbagai acara dusun dimulai dengan bentuk rasa syukur salah satunya adalah Kirab gunungan panguripan oleh warga masyarakat Silulut yang merujuk dan menyerupai bentuk sedekah (Shodaqoh).

Merdi Dusun yang diadakan di Silulut  bertepatan dengan bulan Suro dalam adat istiadat setempat sebagai awal tahun Jawa juga dianggap sebagai bulan yang sakral atau suci, bulan yang tepat untuk melakukan renungan, tafakur, dan introspeksi untuk mendekatkan dengan Yang Maha Kuasa.

Agenda Rencana yaitu akan dilaksanakan selama satu hari tersebut, begitu hikmat dimulai sabtu siang  (20 Agustus 2022), dengan diawali  ziarah ke makam pendiri dusun dan desa ritual simbolik terkait dengan tokoh dan riwayat yang diyakini menjadi cikal bakal keberadaannya sebagai pejuang dan babat alas Desa.  Kemudian acara ruwat bumi dan slametan bumi yang diikuti oleh  semua kalangan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, Perangkat Desa, BPD, PKK,Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Pemuda dengan Bucu Pendem sebanyak 13 ingkung. Dan berbarengan dengan penyelenggaraan HUT RI ke 77 pada tanggal yang sama yaitu tanggal 20 Agustus 2022 mulai 07.00 WIB sampai dengam 12.00 WIB diperkirakan sudah selesai. Acara yaitu upacara lanjutan kemudian pawai bersama ana didik SD dan SMP. 

Diteruskan dilanjutkan dengan Pentas wayang kulit semalam suntuk sabtu malam minggu dengan dalang Ki PARIKESIT, dengan lakon “DURGA RUWAT” yang bermakna membuang yang buruk-buruk dan hal-hal yang dzolim dan tidak karu-karuan seperti Iri, dengki, fitnah, kesombongan, cari muka dan lain sebagainya, ini berlaku kepada semua makhluk Tuhan yang ada di muka bumi ini.

Banyaknya jumlah ingkung slametan beredukasi membawa terwujudnya Dusun dan atau Desa itu tercipta kerukunan, kegotong royongan, kebersamaan. 

Memanjatkan doa dan permohonan kepada Yang Maha Kuasa dengan tetap berpedoman kaedah agama demi keselamatan, ketentraman, kesejahteraan dan keselarasan hidup seluruh warga desa, nilai silaturahmi, kekeluargaan, guyub, rukun, gotong royong, kebersamaan, keakraban, tepa slira. 

Apa yang bisa kita peroleh dari acara ruwatan dan merdi dusun? 
jika mampu membuat kita selaku individu dan selaku masyarakat umum ialah menambah keimanan ketaqwaan kepada Allah SWT. 
Dan mampu membawa perubahan diri dalam kehidupan, selalu berbuat baik terhadap sesama dan taat kepada Tuhan YME. 


Post a Comment for "Merdi Dusun Slametan Bumi"